
Jabodetabek.id – Penggerebekan Kampung Bahari, Kamis, 13 Agustus 2026, oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya mendapat perlawan agresif dari jejaring narkoba sekitar.
Pelemparan mercon kepada petugas kemudian mendapat perlawanan kembali dengan pelemparan gas air mata. Aksi ini mengakibatkan 1 orang polisi mengalami luka di area bawah mata.
Melalui sejumlah video yang beredar, penjagaan ke sejumlah titik strategis dikerahkan. Petugas dengan seragam lengkap dan antipeluru berjaga-jaga, termasuk mengkondisikan arus lalu lintas.
Kendaraan yang melintas di kawasan tersebut diarahkan untuk berputar balik guna menjaga sterilisasi area.
Penangkapan MR Oleh BNN
Aksi perlawanan, dipicu oleh penangkapan bos narkoba berinisial MR yang dilakukan pada Rabu malam (12/8) di sebuah salon kecantikan kawasan Mangga Besar.
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, mengungkapkan bahwa MR merupakan gembong yang telah masuk daftar pencarian orang sejak tahun lalu.
Pencarian tersebut berkaitan dengan barang bukti sabu seberat 98 kilogram .
Penangkapan MR dilanjutkan dengan pengembangan kasus yang meminta MR menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba di Kampung Bahari.
Sayangnya saat petugas hendak memasuki lokasi, para loyalis MR sudah bersiap menyerang aparat dengan melemparkan mercon serta petasan.
“Kemudian ada perlawanan dari mereka, pakai mercon dan petasan, baru kita pukul mundur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, petugas berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp1,27 miliar dan mengamankan aset senilai hampir Rp39,9 miliar .
“Sudah diamankan uang tunai Rp1,27 miliar dengan aset menyentuh Rp39,9 miliar, perhitungan aset berdasarkan pengembangan lebih lanjut,” jelas Roy.
Melalui penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti.
Di antaranya dua unit sepeda motor, dua mobil, dan lima telepon seluler.
Tak hanya itu, petugas juga mengamankan narkotika jenis ganja atau gorila serta berbagai senjata berbahaya.
Barang bukti lain yang turut disita meliputi senjata api, samurai, peluru, dan petasan.
Operasi BNN Masih Berlanjut
Hingga kini, operasi penggerebekan di Kampung Bahari masih berlangsung.
Petugas BNN bersama Polda Metro Jaya masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi situasi lebih lanjut.
Sebanyak 250 personel gabungan dari BNN dan Polda Metro Jaya dikerahkan dalam operasi ini.
Beberapa orang, termasuk bos narkoba MR dan para loyalisnya, telah diamankan dan dibawa ke Kantor BNN Jakarta Utara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
BNN dijadwalkan memberikan keterangan lebih lanjut melalui konferensi pers terkait hasil penggerebekan, termasuk jumlah narkotika dan barang bukti lain yang berhasil disita.










Leave a Reply