
Jabodetabek.Id – Banyak yang mengira scaling gigi hanya berguna untuk memutihkan gigi sehingga senyum terlihat lebih cerah. Padahal, perawatan ini juga sangat berguna untuk mengurangi bau mulut dan mengurangi pertumbuhan plak dan bakteri pada gigi dan gusi.
Kalian bisa tersenyum lebar dan jadi jauh lebih percaya diri setiap waktu. Perawatan gigi sederhana masih belum cukup, terutama jika kalian banyak bertemu orang setiap hari.
Kenapa Kalian Perlu Scaling Gigi Secara Rutin
1.Mengurangi Plak Dan Karang Gigi
Pembentukan plak dan karang gigi adalah satu hal alami yang terjadi pada semua orang. Karena setiap makan dan minum, akan ada bagian berukuran mikroskopis yang tertinggal di gigi. Bahkan setelah dibersihkan dengan menggosok gigi secara rutin, karang gigi tetap bisa terbentuk.
Karang gigi yang sudah terbentuk tidak hanya mengurangi estetika. Tapi juga jadi sarang berbagai bakteri penyebab masalah gigi dan mulut. Berbagai masalah seperti gusi bengkak atau bahkan bau mulut juga bisa berawal dari pertumbuhan karang gigi.
Banyak orang yang merasa sudah rutin menggosok gigi, tapi tetap bau mulut. Ini karena banyak area yang tidak terjangkau. Scaling bisa membersihkan area yang tidak bisa diraih sikat gigi, sehingga bakteri penyebab bau mulut bisa dihilangkan.
2.Mengurangi Noda Gigi
Kebiasaan minum kopi serta merokok akan meninggalkan noda pada gigi. Lapisan noda ini memang tidak terlalu terlihat di awal. Tapi karena dilakukan selama bertahun-tahun, noda jadi menebal dan terlihat lebih jelas.
Gigi terlihat kekuningan atau bahkan hitam ketika bicara dan tersenyum. Noda ini juga tidak merata pada semua bagian gigi karena tidak terjangkau saat menggosok gigi setiap hari. Bahkan, menggunakan pasta gigi pemutih juga tidak bisa menghilangkan noda dengan sempurna.
Jika dibiarkan terlalu lama, noda yang menumpuk pada gigi bisa mengurangi rasa percaya diri. Bayangkan jika ada seorang customer service atau teller bank yang harus bertemu banyak orang tapi memiliki gigi yang terlihat kurang bersih,
Proses scaling secara aman terukur akan mengurangi noda yang sudah ada di gigi. Untuk gigi noda yang sudah cukup tebal, kalian harus melakukan scaling beberapa kali hingga noda benar-benar hilang.
Kesehatan Gigi dan Rasa Percaya Diri
Satu hal yang kurang diperhatikan banyak orang adalah bagaimana gigi yang sehat mempengaruhi rasa percaya diri. Ini bukan hanya mendapatkan senyuman penuh gigi seperti pada kemasan pasta gigi. Tapi, banyak orang yang malu dengan keadaan gigi dan mulut sehingga menolak bicara banyak atau bahkan tersenyum.
Tentu saja, ada masalah gigi yang justru jadi ciri khas atau bahkan daya tarik seseorang seperti misalnya gap tooth atau bahkan gigi gingsul. Akan tetapi, masalah gigi tetap akan jadi bahan bercanda dan menyebabkan rasa rendah diri.
Rasa percaya diri juga bisa hadir dari gigi yang sehat dan kuat. Kalian bisa bebas mencoba berbagai makanan baru, menggigit daging dengan mudah dan juga makan es krim tanpa takut nyeri pada gigi.
Di atas semua itu, rasa percaya diri yang timbul dari gigi yang sehat membuat kalian jadi mudah bersosialisasi. Kalian bisa bebas berbicara dan juga meyakinkan banyak orang karena gigi terlihat lebih bersih dan rapi.
Selain itu, gigi yang terlihat sehat dan putih dengan bleaching membuat kalian terlihat profesional saat bicara. Terutama jika harus melakukan presentasi, gigi putih akan meyakinkan lawan bicara atas kemampuan kalian.
Tips Percaya Diri Saat Presentasi
1.Punya Materi Yang Tepat
Kalian tentu tahu inti dari presentasi adalah materi yang akan ditunjukkan. Presentasi bisa berjalan dengan baik ketika kalian tahu apa yang dibicarakan. Bukan hanya tentang materi yang diberikan, tapi juga data awal yang dimiliki.
Misalnya, kalian harus memberikan presentasi tentang penjualan di kuartal terakhir. Kalian harus menunjukkan data penjualan secara umum, lalu membahas tentang beberapa hal spesifik. Tunjukkan bahwa kalian tahu dengan pasti materi apa saja yang ada di tangan.
Kalian juga harus punya cukup data untuk mendukung presentasi. Ingat,, tidak semua orang di ruang punya akses informasi dan kemampuan mengolah data yang sama. Materi yang tepat juga tetap harus diberikan dengan profesional dan terarah.
2.Siap Dengan Berbagai Kemungkinan Pertanyaan
Presentasi berarti ada berbagai macam pertanyaan dari orang lain. Kalian harus siap dengan semua kemungkinan pertanyaan terkait materi presentasi. Misalnya, ketika memberikan presentasi penjualan, kalian juga harus siap dengan pertanyaan tentang masalah saat penjualan yang tidak terlihat pada data presentasi.
Keberhasilan presentasi bukan hanya dari bagaimana materi diberikan, tapi bagaimana orang lain meyakini materi tersebut. Di tangan kalian, data berupa angka dan grafis berubah jadi narasi yang bisa dimengerti semua orang.
Dan ketika punya semua data yang diperlukan, kalian bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Bahkan, kalian bisa menjadikan pertanyaan itu sebagai bahan data tambahan untuk presentasi berikutnya.
3.Jaga postur Tubuh
Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan adalah tidak memperhatikan postur tubuh saat melakukan presentasi. Baik saat duduk ataupun berdiri, kalian harus menarik pundak agar punggung terlihat lebih tegap.
Postur tubuh yang baik tidak hanya menarik perhatian, tapi juga memberikan kesan authoritative. Secara alami, para penonton atau target presentasi akan memperhatikan semua perkataan kalian.
Ditambah lagi, postur yang baik akan membuka diafragma dan memperbesar volume suara. Kalian tidak harus berbicara sangat lantang atau bahkan berteriak untuk mendapatkan perhatian. Setiap kata juga bisa terdengar lebih jelas ketika kalian menjaga postur tubuh selama presentasi.
4.Berikan Senyum Terbaik
Memiliki postur tubuh yang baik tidak cukup jika kalian melakukan presentasi dengan wajah suram dan tanpa senyum. Bukan hanya para penonton, tapi juga rekan akan merasa tidak nyaman.
Salah satu cara paling mudah untuk membuka presentasi dan mencairkan suasana adalah dengan memberikan senyuman. Kalian bisa tersenyum lebar dan memamerkan gigi sebelum memulai presentasi. Dijamin, suasana di dalam ruang akan jadi lebih rileks dibandingkan sebelumnya.
Melemparkan senyuman juga memberikan kesan bahwa kalian sudah siap. Semakin lebar senyuman, maka semakin tinggi rasa percaya diri yang kalian tunjukkan.
Tidak semua orang bisa memberikan presentasi dengan rasa penuh percaya diri sejak awal. Akan tetapi, kalian bisa melatih cara bicara dan mengolah data sehingga bisa melakukan presentasi dengan terstruktur dan efisien. Banyak juga yang mencoba berkali-kali dengan memberikan berbagai presentasi di setiap kesempatan.
Rasa percaya diri saat presentasi juga bisa didapat dari gigi yang terlihat rapi dan cerah. Selain rajin menggosok gigi setiap hari, kalian juga harus scaling gigi agar bersih dari plak. Ditambah dengan bleaching untuk memutihkan gigi, baik presentasi maupun senyum kalian tak akan terlupakan.










Leave a Reply